Feel free to email us at panehmiang@ymail.com.

Friday, February 3, 2012

Who is Khoo Kay Kim?

Again, Professor Emiritus Tan Sri Khoo Kay Kim made a mockery of Kesultanan Melayu Melaka. He said in an interview in The New Sunday Times dated 29th January 2012 that Hang Tuah is just a myth. Well, I do not know his malicious intent. He used to work in Malaya University and was even promoted as an Emiritus Professor. He even got his Tan Sriship from the Yang Dipertuan Agung. Later, when his contract was not renewed, he went to work in Singapore. Now, as a Dean in a private instituition in Selangor, he is making this new allegation that Hang Tuah does not exist.

Before this, Hang Tuah and the other Malay warriors namely Hang Jebat, Hang Kasturi, Hang Lekir and Hang Lekiu were allegedly being accused as not being Malays but Chinese. They were actually 'Ang U Ah, Ang Yee Bat, Ang As Tu Li, Ang Lee Kee and Ang Lee Que. What a stupid statement! Are these statement made in order to downgrade the Malays? The Malays were once master of the sea and even the Malaccan Sultanate Empire was well known all over the world. Tom Peres, a historian even said that whoever controls Malacca controls Venice. Even 183 languages were used during the Dynasty of Malaccan Sultanate.

The existence of Hang Tuah were documented in some European scholar documents. In one of the documents, Sultan Mahmud Syah was mentioned saying to his Bendahara, Tun Mutahir; 'How I wish Hang Tuah is still around' when Malacca was to succumb to Portugese in 1511. Do I need to say more? Go figure!

8 comments:

  1. Actually there was a 6th member in the group, his name is Han Lee Wat!

    In fact he has now been reincarnated and shall the Prime Minister of Malaysia after the GE13

    Hidup Hidup
    Hidup Han!

    Hidup Hidup
    Hidup Lee Wat!

    ReplyDelete
  2. Kelakarlah ayat anon di atas. Al-Juburi tak boleh jadik PM .

    ReplyDelete
  3. I am not interested in a fight. But is the quote the only proof of Hang Tuah's existence? And also that he was who he was?

    ReplyDelete
  4. ada lagi kawan kawan Hang Tuah yg baru lahir...Hang Seng

    ReplyDelete
  5. Ngapa Hang Li Po tak disebut? Cina ke Melayu dia ni?

    ReplyDelete
  6. Hang Li Po adalah puteri raja yang dihadiahkan kepada Sultan Mansur Syah oleh Maharaja Cina!

    ReplyDelete
  7. sejarawan tertinggal sorang lagi rakan Hang Tuah. Sebenarnya mereka adalah sepupu sepapat. Nama sepupu Hang Tuah tu adalah Hang Pa Bodo....hahahaha

    ReplyDelete

Surah Al-Baqarah, Ayat 120

"Bukan orang Yahudi, ataupun Nasrani yang akan menerimamu, melainkan jika kamu mengikut agama mereka. Katakan,"Hanya petunjuk Allah sahaja yang benar" Jika kamu menyetujui kehendak mereka, setelah kamu menerima ilmu pengetahuan, kamu akan dapati tidak ada satu perjanjian ataupun penyokong dapat menolongmu dari Allah."

Surah Al-Baqarah, Ayat 216

"Kamu diwajibkan berperang (untuk menentang pencerobohan) sedang peperangan itu ialah perkara yang kamu benci; dan boleh jadi kamu benci kepada sesuatu padahal ia baik bagi kamu, dan boleh jadi kamu suka kepada sesuatu padahal ia buruk bagi kamu. Dan (ingatlah), Allah jualah Yang mengetahui (semuanya itu), sedang kamu tidak mengetahuinya."

Surah Al-Imran, Ayat 28

"Janganlah orang-orang yang beriman mengambil orang- orang kafir menjadi teman rapat dengan meninggalkan orang-orang yang beriman. Dan sesiapa yang melakukan (larangan) yang demikian maka tiadalah ia (mendapat perlindungan) dari Allah dalam sesuatu apapun, kecuali kamu hendak menjaga diri daripada sesuatu bahaya yang ditakuti dari pihak mereka (yang kafir itu). Dan Allah perintahkan supaya kamu beringat-ingat terhadap kekuasaan diriNya (menyeksa kamu). Dan kepada Allah jualah tempat kembali."

Surah Al-An'aam, Ayat 67

"Tiap-tiap khabar berita mempunyai masa yang menentukannya (yang membuktikan benarnya atau dustanya); dan kamu akan mengetahuinya."

Surah Ar-Ra'd, Ayat 11

"Bagi tiap-tiap seorang ada malaikat penjaganya silih berganti dari hadapannya dan dari belakangnya, yang mengawas dan menjaganya (dari sesuatu bahaya) dengan perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak mengubah apa yang ada pada sesuatu kaum sehingga mereka mengubah apa yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki untuk menimpakan kepada sesuatu kaum bala bencana (disebabkan kesalahan mereka sendiri), maka tiada sesiapapun yang dapat menolak atau menahan apa yang ditetapkanNya itu, dan tidak ada sesiapapun yang dapat menolong dan melindungi mereka selain daripadaNya."
Blog Widget by LinkWithin

Blog Archive