Feel free to email us at panehmiang@ymail.com.

Thursday, January 9, 2014

Activate Article 149 and 1959 Special Act

To Lawrence Andrew, the arrogant and stubborn bishop. You are asking for trouble. You are asking for injustice for your own unjustified argument. Allah as a "qalam" is  an exclusive subject for Islam in this country.

Stop tolerating with this plural and liberal movements. Stop negotiating with them, because they are "the gentlemen donkeys" for Freemason movements. They plan to ruin this Malay land. Stop challenging the patient of the Muslim Brothers in Malaysia.

Remember the 13th May 1969 was patronized by people of that same interest. You are baking your cake of fortune in an extremely "hot volcano oven".

Put your socks right, before the bells ring.

3 comments:

  1. Koleng paria mmg dah lamo naik tocang sobab org melayu yg bg muko....

    ReplyDelete
  2. Memang dasar bangso merempat. .. nak dipanggil India itu namo negara.. Hindu.. agama.. panggil Tamil.. itu bahasa ... yg sesuai hanyo KOLING PARIA .. kan.....Melayu dah banyak sangat tolak ansur.. Itu yg dipijak pijak kepalo kito ...

    ReplyDelete
  3. Warikh,
    Masaalahnyo ado orang bangso kito yg sokong mereka....hampeh.

    ReplyDelete

Surah Al-Baqarah, Ayat 120

"Bukan orang Yahudi, ataupun Nasrani yang akan menerimamu, melainkan jika kamu mengikut agama mereka. Katakan,"Hanya petunjuk Allah sahaja yang benar" Jika kamu menyetujui kehendak mereka, setelah kamu menerima ilmu pengetahuan, kamu akan dapati tidak ada satu perjanjian ataupun penyokong dapat menolongmu dari Allah."

Surah Al-Baqarah, Ayat 216

"Kamu diwajibkan berperang (untuk menentang pencerobohan) sedang peperangan itu ialah perkara yang kamu benci; dan boleh jadi kamu benci kepada sesuatu padahal ia baik bagi kamu, dan boleh jadi kamu suka kepada sesuatu padahal ia buruk bagi kamu. Dan (ingatlah), Allah jualah Yang mengetahui (semuanya itu), sedang kamu tidak mengetahuinya."

Surah Al-Imran, Ayat 28

"Janganlah orang-orang yang beriman mengambil orang- orang kafir menjadi teman rapat dengan meninggalkan orang-orang yang beriman. Dan sesiapa yang melakukan (larangan) yang demikian maka tiadalah ia (mendapat perlindungan) dari Allah dalam sesuatu apapun, kecuali kamu hendak menjaga diri daripada sesuatu bahaya yang ditakuti dari pihak mereka (yang kafir itu). Dan Allah perintahkan supaya kamu beringat-ingat terhadap kekuasaan diriNya (menyeksa kamu). Dan kepada Allah jualah tempat kembali."

Surah Al-An'aam, Ayat 67

"Tiap-tiap khabar berita mempunyai masa yang menentukannya (yang membuktikan benarnya atau dustanya); dan kamu akan mengetahuinya."

Surah Ar-Ra'd, Ayat 11

"Bagi tiap-tiap seorang ada malaikat penjaganya silih berganti dari hadapannya dan dari belakangnya, yang mengawas dan menjaganya (dari sesuatu bahaya) dengan perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak mengubah apa yang ada pada sesuatu kaum sehingga mereka mengubah apa yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki untuk menimpakan kepada sesuatu kaum bala bencana (disebabkan kesalahan mereka sendiri), maka tiada sesiapapun yang dapat menolak atau menahan apa yang ditetapkanNya itu, dan tidak ada sesiapapun yang dapat menolong dan melindungi mereka selain daripadaNya."
Blog Widget by LinkWithin

Blog Archive