Feel free to email us at panehmiang@ymail.com.

Friday, November 1, 2013

Jikalau anak buah Tuanku dahulu mengubahkan dia, maka anak cucu patik pun mengubahkanlah!!

Kitab Sejarah Melayu atau Sulalatus Salatin ada mencatatkan tentang Seri Teri Buana (Sang Sapurba), merupakan raja Palembang mengadakan perjanjian atau waad dengan Demang Lebar Daun. Perjanjian itu dibuat apabila Seri Teri Buana yang juga moyang Parameswara ingin memperisterikan anak perempuan Demang Lebar Daun, Wan Sendari yang cantik paras rupanya.

Perjanjian tersebut kemudian telah dianggap sebagai perjanjian taat setia tidak berbelah bahagi rakyat terhadap raja dan perlindungan raja terhadap rakyat jelata. Perjanjian tersebut berbunyi begini:

Sembah Demang Lebar Daun kepada Seri Teri Buana, "Jikalau anak patik Tuanku peristeri, nescaya kedal ia, tetapi jikalau Tuanku mau berwaadat (membuat perjanjian) dengan patik, maka patik persembahkan anak patik ke bawah Duli Yang Dipertuan".

Maka titah Seri Teri Buana, "Apa yang dikehendaki oleh bapaku itu?" Maka sembah Demang Lebar Daun, "Adapun Tuanku segala anak cucu patik sedia akan jadi hamba ke bawah Duli Yang Dipertuan, hendaklah ia diperbaiki oleh anak cucu duli Tuanku. Dan jika ia berdosa, sebesar-besar dosanya pun, jangan difadhilatkan, dinista dengan kata-kata yang jahat, jikalau besar dosanya dibunuh, itupun jikalau berlaku pada hukum syarak".

Maka titah Seri Teri Buana, "Akan pinta bapa iu hamba kabulkanlah, tetapi hamba minta satu janji pada bapa hamba". Maka sembah Demang Lebar Daun, "Janji yang mana itu Tuanku?"

Maka titah Seri Teri Buana,"Hendaklah pada akhir zaman kelak anak cucu bapa hamba (rakyat) jangan durhaka (derhaka) pada anak cucu kita (raja), jikalau ia zalim dan jahat pekerti sekalipun". Maka sembah Demang Lebar Daun, "Baiklah, Tuanku. Tetapi jikalau anak buah Tuanku dahulu mengubahkan dia, maka anak cucu patik pun mengubahkanlah".

Maka titah Seri Teri Buana, "Baiklah, kabullah hamba akan waad (perjanjian) itu".

Maka, sebab itu orang Melayu perlu menumpahkan kesetiaan kepada raja selagi baginda berlaku adil dan tidak zalim. Manakala, raja memiliki tanggungjawab untuk melindungi dan bersikap adil terhadap rakyat jelata. Raja Melayu adalah payung rakyat. Raja dan rakyat berpisah tiada.


2 comments:

  1. Azeez rahim punca kekalahan BN di Sungai Limau, Semuanya gara-gara susu basi yang diedarkan.. ni lah yang dikatakan "kerana nila setitik rosak susu sebelanga", orang macam azeez rahim ni patut ditukar ganti dengan yang lain..

    http://no2azeezrahim.blogspot.com/2013/11/azeez-rahim-susu-basi-punca-bn-kalah-di.html

    ReplyDelete
  2. Halo, Ramadan adalah di sini sudah tidak Anda berpikir itu adalah waktu untuk mendapatkan berkah dari Allah bisa conected hari ini dan Anda yakin akan bahagia dengan kasih karunia Allah.
    Nama saya adalah Cynthia Johnson. kita hipotek, pinjaman rumah, kredit mobil, pinjaman Hotel, tawaran komersial Umum Mr John Carlson, orang harus memperbarui semua situasi keuangan di dunia / perusahaan untuk membantu mereka yang terdaftar pemberi pinjaman uang pinjaman pribadi, kredit, kredit konstruksi, rendah suku bunga 2% dll kredit modal, pinjaman usaha dan pinjaman kredit buruk bekerja, start up. Kami membiayai proyek di tangan dan perusahaan Anda / mitra dan saya juga ingin menawarkan pinjaman pribadi untuk klien mereka. hubungi kami melalui e-mail untuk informasi lebih lanjut: cynthiajohnsonloancompany@gmail.com

    ReplyDelete

Surah Al-Baqarah, Ayat 120

"Bukan orang Yahudi, ataupun Nasrani yang akan menerimamu, melainkan jika kamu mengikut agama mereka. Katakan,"Hanya petunjuk Allah sahaja yang benar" Jika kamu menyetujui kehendak mereka, setelah kamu menerima ilmu pengetahuan, kamu akan dapati tidak ada satu perjanjian ataupun penyokong dapat menolongmu dari Allah."

Surah Al-Baqarah, Ayat 216

"Kamu diwajibkan berperang (untuk menentang pencerobohan) sedang peperangan itu ialah perkara yang kamu benci; dan boleh jadi kamu benci kepada sesuatu padahal ia baik bagi kamu, dan boleh jadi kamu suka kepada sesuatu padahal ia buruk bagi kamu. Dan (ingatlah), Allah jualah Yang mengetahui (semuanya itu), sedang kamu tidak mengetahuinya."

Surah Al-Imran, Ayat 28

"Janganlah orang-orang yang beriman mengambil orang- orang kafir menjadi teman rapat dengan meninggalkan orang-orang yang beriman. Dan sesiapa yang melakukan (larangan) yang demikian maka tiadalah ia (mendapat perlindungan) dari Allah dalam sesuatu apapun, kecuali kamu hendak menjaga diri daripada sesuatu bahaya yang ditakuti dari pihak mereka (yang kafir itu). Dan Allah perintahkan supaya kamu beringat-ingat terhadap kekuasaan diriNya (menyeksa kamu). Dan kepada Allah jualah tempat kembali."

Surah Al-An'aam, Ayat 67

"Tiap-tiap khabar berita mempunyai masa yang menentukannya (yang membuktikan benarnya atau dustanya); dan kamu akan mengetahuinya."

Surah Ar-Ra'd, Ayat 11

"Bagi tiap-tiap seorang ada malaikat penjaganya silih berganti dari hadapannya dan dari belakangnya, yang mengawas dan menjaganya (dari sesuatu bahaya) dengan perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak mengubah apa yang ada pada sesuatu kaum sehingga mereka mengubah apa yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki untuk menimpakan kepada sesuatu kaum bala bencana (disebabkan kesalahan mereka sendiri), maka tiada sesiapapun yang dapat menolak atau menahan apa yang ditetapkanNya itu, dan tidak ada sesiapapun yang dapat menolong dan melindungi mereka selain daripadaNya."
Blog Widget by LinkWithin

Blog Archive