Feel free to email us at panehmiang@ymail.com.

Wednesday, March 23, 2011

Church protecting the perpetrators

As everyone now knows, for decades church superiors repeatedly chose to ignore complaints about pedophile priests.

In many instances, accused clerics were quietly bundled off to distant congregations where they could prey anew upon the children of unsuspecting parishioners. This practice of denial and concealment has been so consistently pursued in diocese after diocese, nation after nation, as to leave the impression of being a deliberate policy set by church authorities.

And indeed it has been. Instructions coming directly from Rome have required every bishop and cardinal to keep matters secret. These instructions were themselves kept secret; the cover-up was itself covered up. Then in 2002, Pope John Paul II put it in writing, specifically mandating that all charges against priests were to be reported secretly to the Vatican and hearings were to be held in camera, a procedure that directly defies state criminal codes.

Rather than being defrocked, many ousted pedophile priests have been allowed to advance into well-positioned posts as administrators, vicars, and parochial school officials - repeatedly accused by their victims while repeatedly promoted by their superiors.

Church spokesmen employ a vocabulary of compassion and healing - not for the victims but for the victimizers. They treat the child rapist as a sinner who confesses his transgression and vows to mend his ways. Instead of incarceration, there is repentance and absolution.

While this forgiving approach might bring comfort to some malefactors, it proves to be of little therapeutic efficacy when dealing with the darker appetites of pedophiles. A far more effective deterrent is the danger of getting caught and sent to prison.

Absent any threat of punishment, the perpetrator is restrained only by the limits of his own appetite and the availability of opportunities.

1 comment:

  1. Aik!. Sejak bila kau minat Kristian dan paderi-paderinya?

    ReplyDelete

Surah Al-Baqarah, Ayat 120

"Bukan orang Yahudi, ataupun Nasrani yang akan menerimamu, melainkan jika kamu mengikut agama mereka. Katakan,"Hanya petunjuk Allah sahaja yang benar" Jika kamu menyetujui kehendak mereka, setelah kamu menerima ilmu pengetahuan, kamu akan dapati tidak ada satu perjanjian ataupun penyokong dapat menolongmu dari Allah."

Surah Al-Baqarah, Ayat 216

"Kamu diwajibkan berperang (untuk menentang pencerobohan) sedang peperangan itu ialah perkara yang kamu benci; dan boleh jadi kamu benci kepada sesuatu padahal ia baik bagi kamu, dan boleh jadi kamu suka kepada sesuatu padahal ia buruk bagi kamu. Dan (ingatlah), Allah jualah Yang mengetahui (semuanya itu), sedang kamu tidak mengetahuinya."

Surah Al-Imran, Ayat 28

"Janganlah orang-orang yang beriman mengambil orang- orang kafir menjadi teman rapat dengan meninggalkan orang-orang yang beriman. Dan sesiapa yang melakukan (larangan) yang demikian maka tiadalah ia (mendapat perlindungan) dari Allah dalam sesuatu apapun, kecuali kamu hendak menjaga diri daripada sesuatu bahaya yang ditakuti dari pihak mereka (yang kafir itu). Dan Allah perintahkan supaya kamu beringat-ingat terhadap kekuasaan diriNya (menyeksa kamu). Dan kepada Allah jualah tempat kembali."

Surah Al-An'aam, Ayat 67

"Tiap-tiap khabar berita mempunyai masa yang menentukannya (yang membuktikan benarnya atau dustanya); dan kamu akan mengetahuinya."

Surah Ar-Ra'd, Ayat 11

"Bagi tiap-tiap seorang ada malaikat penjaganya silih berganti dari hadapannya dan dari belakangnya, yang mengawas dan menjaganya (dari sesuatu bahaya) dengan perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak mengubah apa yang ada pada sesuatu kaum sehingga mereka mengubah apa yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki untuk menimpakan kepada sesuatu kaum bala bencana (disebabkan kesalahan mereka sendiri), maka tiada sesiapapun yang dapat menolak atau menahan apa yang ditetapkanNya itu, dan tidak ada sesiapapun yang dapat menolong dan melindungi mereka selain daripadaNya."

Blog Archive