Feel free to email us at panehmiang@ymail.com.

Thursday, August 26, 2010

The picture says it all



This picture is taken from the blog Anwar Ibrahim Dot Com. What is your comment?

20 comments:

  1. Malaysia has the misfortune of being ruled by Muslims, hence their intolerant attitude to you non-malays.

    It was the Chinese and Indian minorities that have begun to lift Malaysia out of third world poverty, and those malay bastards should be grateful to them for this but like I said before, that is too much to ask from a Muslim.

    Malaysia is a xenophobic country – the bitter truth is that malays are afraid of competition from other races – they are indeed lazy and want everything for free.

    If Malaysia is to divide into two countries with malays taking the east and the west to the Chinese and Indians – watch the malays starting to migrate to the west illegally for a better future.

    It is no wonder Singapore is a country which is 50 years ahead of Malaysia. Malays are fool racists indeed.

    The writer should know that most of non-malay community realised what the government have done to them is unforgiven.

    If we still depending on government we won’t be in top position in overseas, for example (60% in NASA is Indians), two-thirds of the community of practicing doctors in Singapore is Malaysian Chinese.

    We (non-malay community) have been proven our intelligence around the world but not in Malaysia. So what we have to do just emigrate or use Malaysia as an investment base.

    Actually we (non-malays) should know that government will never change their policies unless there is a ‘protest’, here we don’t do that – that is the problem, anything the government says we just simply raise the Barisan flag.

    It will be good idea if we emigrate, like one say in English, ‘Where is a will, there is a way.’

    But always remember the ‘will’ for non-malays is not in Malaysia.

    ReplyDelete
  2. This country was all along a land for Orang Asli. The Chinese originated from China, Indians originated from India, malays originated from Indonesia etc. China get to give priority to the Chinese, India get to give priority to the Indians, and the malays are just freeloading from the Orang Asli land by claming it is bumi land.

    This is because they are doing what Allah said……….Allah told malays to come from Indonesia and steal the land from Orang Asli and use Orang Asli as slaves. So when is Malaysia giving priority to Orang Asli?

    The only time Malaysia is not a racist country is when an Orang Asli becomes the prime minister of Malaysia – which is never – it is a genocide in the name of Allah!

    ReplyDelete
  3. Bravo to all the cock & bull being written here!

    Sad to see Malaysians not accepting the facts that you are living because of non-malays and subsidies from the so called fair government which only take care of their own - malays (please do not call yourself bumis unless you are the aborigines from the jungle).

    Chinese are wealthy because they work 100% more than your lazy ass. They live on their own and not on your incentives. Nothing was given anyway.

    Cut the story short, face the fact and dance to the rhythm. Without the non-malays, you are nothing just as Dr M said before he stepped down from UMNO.

    (You do not even have your own culture and language, the bahasa has been copied from many such as the Portuguese, Spanish, Tamil etc.)

    By the way, tuan is Chinese! Wake up, you are living under the helm of 1Malaysia - 1Murderer!

    ReplyDelete
  4. i do believe all the notions about non malays being better than malays are just escapism from reality. Wake up please! The genius of this country are the malay races. Chinese are merely copy cat and history states that without the British' s intervention, the Chinese would just become slaves of the Malays! Remember that in the 50's there are Chinese working as collector of Malay's manure or shit in layman's term.

    ReplyDelete
  5. Sgt menyedihkan apabila yang menulis komen2 di atas ini sebenarnya adalah pribumi Sarawak yang keturunannya telah mengawan dengan cina. Kelakar baca luahan kamu ni. Cuba terbalikkan ayat yg sama ke atas kamu, tukarkan perkataan Chinese itu kepada Malay, maka kamu akan sedar that you have nothing compared to Malays. Far from your motherland. Your own country China neither India wouldnt accept you even less you back there and begging for the citizenship. Pity on you. Try to live peacefully here and honour the Malays as Tuan to all Orang Asli, Chinese & Indian. Malay shall and remain rules forever.

    ReplyDelete
  6. orang asli pun akui ketuanan Melayu dan mengiktiraf raja-raja Melayu. negeri sembilan ini adalah contoh terbaik bgamana orang asli mengiktiraf kebesaran yang dipertuan besar negeri sembilan.

    ReplyDelete
  7. The fact is that in the Federal Constitution of Malaysia, only the Malay races are mentioned and the rest are only known as lain2. If you are not comfortable being a Malaysian, just migrate!

    ReplyDelete
  8. I see this well APCO!

    ReplyDelete
  9. Pencak silat sumbang dah emo! Lain kali jangan makan daging saudara sendiri, tup2 bangsa lain ratah ekau bingai! Ekau jangan tiru gaya hidup mahakhinzir The end justify the means. Kutuk Soros, last2 salam dgn Soros. Bersih cekap amanah, last2 Eric Chia bersih macam kain kain putih. Anak pula kalah pertandingan dapek jd montori. Anak yg ngaji bodoh pun jd kayo, tapi tak po, den nyanyi lagu bersatu kito bersatu.

    ReplyDelete
  10. Fargowin pls becareful with ur words there...A lot of Chinese and India became millionares with the country ruled by Muslim calld MALAYSIA...N ur just one Of ungrateful BASTARD

    ReplyDelete
  11. Anon 6: 08 sila bercakap atas dasar fakta! Oleh kerana matlamat menghalalkan cara lah Anwar kata negara ini bukan Melayu yang punya (boleh tengok di you tube ceramah Anwar dan Irene Fernandez di Kelang), menyatakan Allah boleh digunakan oleh agama lain. Di Penang orang Islam PAS doakan orang kafir, Theresa Kok komplen pasal azan..etc..orang bukan Melayu naik lemaklah pasal orang Melayu tak nak bersatu

    ReplyDelete
  12. For those farking chinese saying that your low class race succeed in business is because you are hardworking is bullshit. the reasons you succeed in business are;
    1. you migrant inherit money/capital from your elders that were the workers of tin mine. (they have steady income) Malay was put in rural to do "kampung" jobs.
    2. chinese are farking monopoly the economy.not monopoly in good way, but bad ways.
    3. your kind are a hardcore cheaters. you even cheat your "god" by giving oranges to your "god" coz it sounds like gold in your low class language.
    4. you are cheaters
    5.cheaters
    6.and again you are cheaters and still cheaters no matter what!

    ReplyDelete
  13. Bagus dan sebesar2 syabas diucapkan pada anak melayu yg bernama Anwar Ibrahim kerana kepintaran dan kebijaksanaan dia dipercayai dan diyakini oleh sahabat dan lawan. Nak harapkan najib atau mahadir,sampai kiamat pun tak akan cium tempat2 tu jauh sekali nak duduk.

    Hanya manusia2 yg terencat akal dan akhlak yg merasa iri dgn kejayaan Anwar yg sebangsa dgn mereka.

    ReplyDelete
  14. Pencak_silat,
    Negara ini bukan hanya melayu yang punya! Apa salah ke kenyataan itu? Sdarkah kita, semua orang yang tinggal di tanah ini adalah pendatang. bangsa kita tidak dicipta di tanah ini sejak azali! kalau kamu baca sejarah, org melayu datang dari dataran yunan, China. Selepas itu datang pula kaum cina dan India berdagang. merekalah yang telah memperkenalkan islam kepada kita. kalau semua dari kita ini pendatang, mengapa kamu taksub sangat menuntut dijadikan tuan? Apa hak kamu? Kita semua adalah hamba Allah, dialah tuan kita dan kepadaNyalah kita beri taat setia.
    Kamu bising bila seorang khatib mendoakan supaya dilembutkan hati YB Lim Guan Eng masuk Islam, tapi kamu tidak bising pula bila najib mengadakan solat hajat di sebuah masjid di hulu Selangor untuk Kamalanathan, seorang hindu. Bukankah mereka sama-sama kafir?

    Kamu bercakap soal penggunaan nama allah tanpa tahu duduk perkatra. Kamu memang hentam sembrono! Sedangkan Dr Yusof Al Qardhawi presiden majlis ilmuan Islam sedunia pun membenarkan penggunaan nama Allah dan dipersetujui presiden IISNA di Amerika utara. Di perdebatkan dalam mesyuarat ulama PAS dan keluarlah kenyataan membenarkan atas dalil2 dan ilmu yang mereka ada. kamu ada apa? Kamu jahil!

    Kamu bising bila melihat Anwar disokong seorang dua yahudi tetapi kamu tidak ambil endah bila najib mengambil syarikat pelobi yahudi untuk mengharumkan namanya di media antarabangsa. kamu tidak sedar sudah ratusan juta ringgit dihabiskan membayar yuran perkhidmatan mereka. kamu tidak sedar sejak zaman mahathir lagi pelobi yahudi digunakan untuk tujuan itu. ingat mahathir dan jack Abramoff? berapa juta US mahathir bayar dia untuk bersalam dengan Bush si keparat itu?

    Oleh itu jangan kamu taksub sangat dengan bangsa melayu kamu. Tidak ada istimewanya pun jadi melayu sebab tidak ada sepatah pun ayat dalam Al Quran menyatakan melayu boleh terus ke syurga!

    ReplyDelete
  15. pandai la ko ckp, melayu pendatang pala hotak ko! kalu camtu sumer manusia ni pendatang la, pasal asal usul manusia ni dari Adam yg diturunkan ke bumi. Memang org melayu tak disebut akan terus masuk syurga, tapi org PAS ader ker disebut dlm Al Quran bleh masuk syurga terus???? Baghal btul balachi DAPig ni

    ReplyDelete
  16. Anon 9.36 am,
    Pandai pun kamu mengatakan kita semua datang dari nabi Adam! memang betul. oleh itu tidak ada bezanya antara seorang cina dan india dengan melayu. Yang kamu bersungguh membela kaum tu apa pasal? Ingatlah, Allah hanya memandang taqwa dan iman seseorang, bukan bangsanya. Kaum yang membanggakan asal-usul hanyalah yahudi laknatullah. Mereka saja yang mengaku dalam kitab mereka sebagai bangsa yang terpilih dan bangsa lain itu goyim yang sama taraf dengan binatang! Kamu nak ikut yahudi itu?

    Bila masa pula ada kenyataan mengatakan penyokong PAS boleh ke syurga? kalau nak berhujahpun biarlah pakai otak awak tu sikit!

    ReplyDelete
  17. Kepada anon 9.03 dan 9.59. Rasanya ini orang yang sama. Inilah susahnya bila asik jadi anon, berhujah tanpa nama, Baling batu sembunyi tangan, takut org hentam kalo hujah tu salah. Lepas tu pandai pulak suruh orang gunakan otak dan mengatakan org jahil, tp sendiri tak guna otak.

    Rasanya ko anon baru saja membaca blog ini atau baru terjumpa. Maka kami nak bgtau, letih la nak berhujah byk kali pasal asal usul
    Melayu ni. Kami dah story pasal ni banyak kali. Kalo boleh ko baca dlm lebel blog pasal asal Melayu. Lgpun anon, sejarah yg ko kata Melayu asal dari yunan, itu bukan sejarah dik, itu hanya pendapat. Ia masih belum sahih maka dptn kajian itu diterima sbg pendapat dan bukannya fakta sejarah. Jgn main sebut je anon kalo tak tau.

    Lagi satu pasal penggunaan nama Allah ni, kami juga dah berhujah pasal ni. Jadi rajin2 la cari di label dan baca yo. Lgpun isu penggunaan nama Allah ini kalo dihujah dari sudut agama mmg la boleh. Tapi anon ko kena ingat bahawa Yusof Qardhawi & IISNA bukan dr Malaysia. Apabila membuat sesuatu hukum juga perlu diambil kira dari sudut budaya dan amalan tempatan. Itulah yg diamalkan oleh sekian byk ulama' sejak dulu. Adakah Yusof & IISNA bercakap dri sudut masalah yg berlaku di Malaysia? Fikirkan semula.

    Lagi satu kaum juga penting anon. Sekali lagi ko dijemput baca hujah2 dlm lebel kami. Sbb Allah lingkupkan sesuatu bangsa yang lupa akan-Nya. Dalam quran pun sebut byk kali tentang bangsa itu, bangsa ini. Maka secara tak langsung bangsa itu juga penting. Dan kenapa bangsa Melayu penting hari ini, kerana bangsa Melayu adalah umat Islam terbesar di dunia hari ini. Sila rujuk juga fakta kami dalam lebel kami ok.

    http://paneh.blogspot.com/2010/03/melayu-sebagai-sasaran.html

    Pasal guna penasihat yahudi tu...mcamana nak cakap ya anon. Kalo crita sapa yang bawak masuk Malaysia ni mesti hang tak pecaya. hang kaji sendiri la no. Tak pun cuba hang semak lembaga pengarah 'senyap' jw marriot, syarikat yahudi tu. Nnt hang tau la no.

    Selamat berpuasa.

    ReplyDelete
  18. Inilah jadinya jika kita tidak mempelajari sejarah bangsa dan negaranya sendiri.....!

    ReplyDelete
  19. Terima kasih Pejuwang kerana menjelaskan fakta. Ramai yang hanya bercakap mengikut emosi sahaja tanpa fakta.

    P/s : bila kita nak pekena teh tarik ni Pejuwang..

    ReplyDelete

Surah Al-Baqarah, Ayat 120

"Bukan orang Yahudi, ataupun Nasrani yang akan menerimamu, melainkan jika kamu mengikut agama mereka. Katakan,"Hanya petunjuk Allah sahaja yang benar" Jika kamu menyetujui kehendak mereka, setelah kamu menerima ilmu pengetahuan, kamu akan dapati tidak ada satu perjanjian ataupun penyokong dapat menolongmu dari Allah."

Surah Al-Baqarah, Ayat 216

"Kamu diwajibkan berperang (untuk menentang pencerobohan) sedang peperangan itu ialah perkara yang kamu benci; dan boleh jadi kamu benci kepada sesuatu padahal ia baik bagi kamu, dan boleh jadi kamu suka kepada sesuatu padahal ia buruk bagi kamu. Dan (ingatlah), Allah jualah Yang mengetahui (semuanya itu), sedang kamu tidak mengetahuinya."

Surah Al-Imran, Ayat 28

"Janganlah orang-orang yang beriman mengambil orang- orang kafir menjadi teman rapat dengan meninggalkan orang-orang yang beriman. Dan sesiapa yang melakukan (larangan) yang demikian maka tiadalah ia (mendapat perlindungan) dari Allah dalam sesuatu apapun, kecuali kamu hendak menjaga diri daripada sesuatu bahaya yang ditakuti dari pihak mereka (yang kafir itu). Dan Allah perintahkan supaya kamu beringat-ingat terhadap kekuasaan diriNya (menyeksa kamu). Dan kepada Allah jualah tempat kembali."

Surah Al-An'aam, Ayat 67

"Tiap-tiap khabar berita mempunyai masa yang menentukannya (yang membuktikan benarnya atau dustanya); dan kamu akan mengetahuinya."

Surah Ar-Ra'd, Ayat 11

"Bagi tiap-tiap seorang ada malaikat penjaganya silih berganti dari hadapannya dan dari belakangnya, yang mengawas dan menjaganya (dari sesuatu bahaya) dengan perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak mengubah apa yang ada pada sesuatu kaum sehingga mereka mengubah apa yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki untuk menimpakan kepada sesuatu kaum bala bencana (disebabkan kesalahan mereka sendiri), maka tiada sesiapapun yang dapat menolak atau menahan apa yang ditetapkanNya itu, dan tidak ada sesiapapun yang dapat menolong dan melindungi mereka selain daripadaNya."

Blog Archive