Feel free to email us at panehmiang@ymail.com.

Saturday, February 7, 2009

Malaise of the Malays

It is very sad to see Malays blocking and booing the Raja Muda of Perak when his car was about to enter Istana Iskandariah as shown on tv yesterday. Indeed, the protesters have forgotten that the Rulers are the protector of the Malays. Raja Nazrin had in his speech several weeks ago raised about how the Rulers objected the Briggs Plan in 1952 of giving lands to the Chinese as a way of controlling the insurgencies of the communist. What Raja Nazrin emphasized is that the Malays were robbed of their land and it is happening again during Dato' Seri Mohd Nizar tenure as the MB. He endorsed the plan to give ownership of these land for the period of 999 years. Funnily enough, no Pakatan Rakyat supporters object to this especially the Malay supporters. It is something like the Malay proverb 'menang sorak, kampung tergadai'. What happened yesterday indicated how shallow some Malays are in venting their anger. What is there to protest about as BN did not lure the ADUN to their fold as they themselves chose to quit.

3 comments:

  1. apa lak nak sodeh,,,, yang meRAJA kan mereka ada lah rakyat,,,soo what soooooo good about Sultan and Raja,,,???

    ReplyDelete
  2. Salam PM @ Paneh Miang,
    Pak Oncu, saya rasa yang di sedihkan oleh PM bukan tentang Sultan itu sendiri tetapi sedih akan sikap bangsa melayu kita yang kini sudah hilang identiti dan hilang pertimbangan serta akal budi.

    ReplyDelete
  3. The protesters are kings of the street.Never majestic in nature just barbaric in stature.It seems that some Malays get angry very easily,while their other partners chose a more civilized way to express their disatisfaction.Easily provoked,rationality escapes these misguided malays.

    ReplyDelete

Surah Al-Baqarah, Ayat 120

"Bukan orang Yahudi, ataupun Nasrani yang akan menerimamu, melainkan jika kamu mengikut agama mereka. Katakan,"Hanya petunjuk Allah sahaja yang benar" Jika kamu menyetujui kehendak mereka, setelah kamu menerima ilmu pengetahuan, kamu akan dapati tidak ada satu perjanjian ataupun penyokong dapat menolongmu dari Allah."

Surah Al-Baqarah, Ayat 216

"Kamu diwajibkan berperang (untuk menentang pencerobohan) sedang peperangan itu ialah perkara yang kamu benci; dan boleh jadi kamu benci kepada sesuatu padahal ia baik bagi kamu, dan boleh jadi kamu suka kepada sesuatu padahal ia buruk bagi kamu. Dan (ingatlah), Allah jualah Yang mengetahui (semuanya itu), sedang kamu tidak mengetahuinya."

Surah Al-Imran, Ayat 28

"Janganlah orang-orang yang beriman mengambil orang- orang kafir menjadi teman rapat dengan meninggalkan orang-orang yang beriman. Dan sesiapa yang melakukan (larangan) yang demikian maka tiadalah ia (mendapat perlindungan) dari Allah dalam sesuatu apapun, kecuali kamu hendak menjaga diri daripada sesuatu bahaya yang ditakuti dari pihak mereka (yang kafir itu). Dan Allah perintahkan supaya kamu beringat-ingat terhadap kekuasaan diriNya (menyeksa kamu). Dan kepada Allah jualah tempat kembali."

Surah Al-An'aam, Ayat 67

"Tiap-tiap khabar berita mempunyai masa yang menentukannya (yang membuktikan benarnya atau dustanya); dan kamu akan mengetahuinya."

Surah Ar-Ra'd, Ayat 11

"Bagi tiap-tiap seorang ada malaikat penjaganya silih berganti dari hadapannya dan dari belakangnya, yang mengawas dan menjaganya (dari sesuatu bahaya) dengan perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak mengubah apa yang ada pada sesuatu kaum sehingga mereka mengubah apa yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki untuk menimpakan kepada sesuatu kaum bala bencana (disebabkan kesalahan mereka sendiri), maka tiada sesiapapun yang dapat menolak atau menahan apa yang ditetapkanNya itu, dan tidak ada sesiapapun yang dapat menolong dan melindungi mereka selain daripadaNya."

Blog Archive